Masakan xinjiang dari china

Thursday, November 7th 2013. | Indonesia, Makanan, masakan, nasi

by: Masakan xinjiangmasakan-xinjiang
Masakan xinjiang, Masakan China lezat dan populer, siapa yang menyangkalnya. Di sini,
mie misalnya, bahkan kerap menggeser posisi nasi sebagai makanan pokok
kita. Bukti popularitas lainnya adalah tersebarnya rumah makan
masakan China di berbagai tempat. Mulai dari yang berkelas kaki lima,
hingga yang berfasilitas bintang lima.

Bila pun ada yang membatasi seluruh lapisan dan kalangan masyarakat
dalam menikmatinya, itu adalah kekhawatiran akan penggunaan bahan-
bahan masakan yang mengandung unsur-unsur yang diharamkan oleh warga
muslim, yang mayoritas penduduk negeri ini. Lemak babi, daging babi,
memang bukan bahan masakan yang asing bagi warga negeri China. Belum
lagi kekhawatiran tidak adanya pemisahan penggunaan alat-alat memasak
untuk jenis masakan yang dianggap halal dan haram oleh umat Islam.

Meski begitu, bukan berarti tidak ada masakan China yang halal. Di
bagian barat Laut China, terletak wilayah otonomi Xinjiang, yang
antara lain berbatasan dengan wilayah otonomi Tibet, bekas negara-
negara Uni Soviet, Mongolia, Afghanistan, Pakistan, dan India. Hampir
50% dari sekitar 16 juta penduduknya berasal dari kelompok etnis
Uygur yang mayoritasnya menganut agama Islam. Selebihnya berasal dari
etnis Han, Kazak, dan berbagai etnis minoritas lainnya. Di sinilah
awalnya muncul masakan China halal, yang biasa dikenal sebagai
masakan Xinjiang.

Tidak seperti masakan China pada umumnya yang banyak menggunakan
daging ayam, sapi, babi, atau hasil laut, pada menu khas Xinjiang
banyak sekali ditemukan masakan dari daging kambing, yang
pengolahannya bisa dengan gaya barbecue atau hotplate.

Kambing guling Xinjiang sama tenarnya dengan bebek panggang Beijing
atau anak babi guling di Guangzhou. Kambing guling Xinjiang yang
berasal dari kambing berusia dua tahun ini merupakan menu wajib dalam
pesta-pesta besar. Seluruh permukaan daging kambing yang telah
dikuliti ini kemudian dibaluri garam, lalu dilapisi dengan telur
kocok, jahe, dan bawang cincang serta merica. Kambing kemudian
dipanggang selama kurang lebih satu jam hingga warnanya berubah
menjadi coklat keemasan.

Rasa masakan Xinjiang pada umumnya lebih berbumbu ketimbang masakan
China biasa yang lebih kerap meninggalkan rasa gurih dari bawang
putih atau bawang bombai, jahe, serta daun bawang.

Selain menyajikan masakan daging domba bakar dan kebab, muslim
Xinjiang juga memiliki menu sup spesial yang hanya dihidangkan di
saat Hari Raya. Hindangan ini dibuat dari potongan-potongan daging
domba yang masing-masingnya seberat 500 gram. Potongan daging ini
kemudian direbus di air mendidih dalam sebuah belanga yang cukup
besar.
Bagi Anda yang menyukai masakan China namun ragu akan halal dan
haramnya masakan tersebut, aneka sajian dari Xinjiang ini bisa jadi
alternatif pilihan yang menarik.

Masakan xinjiang

tags: , , ,